5 Langkah Cerdas untuk Merencanakan Program Outbound Training

5 Langkah Cerdas untuk merencanakan program Outbound Training

Sumber daya manusia adalah salah satu faktor kunci yang menentukan kesuksesan suatu organisasi. Dewasa ini, organisasi tak lagi memandang karyawan sebagai suatu sumber daya akan tetapi sebuah aset atau modal bagi perusahaan. Hal ini memberikan alasan kuat bagi perusahaan untuk melakukan usaha pengembangan kualitas sumber daya manusia. Salah satu metode pengembangan SDM yang dapat dilakukan adalah dengan pelatihan outbound training.

Outbound berasal dari kata Out of Boundaries yang artinya “keluar dari batasan”. Penggunaan kalimat ini menyatakan kegiatan yang lain dari kebiasaan, dimana melibatkan aktivitas yang membangun dan mengembangkan karakter pribadi seseorang. Pelatihan outbound di Kaliwatu dilakukan dengan membangun situasi yang rileks dan menyenangkan memberikan kesempatan bagi karyawan untuk rehat sejenak dari rutinitas harian. Banyak sekali istilah yang dipakai di Indonesia,seperti outbound training , outdoor training , adventure based learning , corporate training , nature leaders camp , team building program , management development training ,dsb

Esensi dari outbound training itu sendiri adalah kegiatan pembelajaran yang berbasis experiential learning cycles yang mengandung beberapa fase pembelajaran yang dilakukan secara langsung dan dengan difasilitasi para fasilitator yang kompeten peserta merefleksikan dan mengkorelasikannya dengan pekerjaan mereka sehari hari melalui proses debriefing pengalamannya pada saat beraktivitas.

Berikut ini beberapa langkah penting untuk merencanakan program outbound training

  1. Mengidentifikasi kebutuhan training dan goal yang diharapakan dari pelatihan ( TNA Training Need Analisys)

Langkah pertama dalam membuat program outbound training adalah mengetahui dengan tepat permasalahan permasalahan yang sering terjadi di perusahaan tersebut dan kemudian menentukan goal yang tepat sesuai dengan kebutuhan perusahaan tersebut.

Dalam melakukan pekerjaan tentu diperlukan sebuah keterampilan dalam berhubungan dengan orang lain dan keterampilan mengatur diri sendiri sehingga mampu mengembangkan kinerja secara maksimal, kemampuan tersebut dinamakan soft skill. Pelatihan ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengangkat potensi tersembunyi dalam dirinya dan mengembangkan kualitas soft skill seperti berkomunikasi, kerjasama, problem solving, decision making, inisiatif, dan lain sebagainya.

  1. Mengidentifikasi lokasi kegiatan untuk melaksakan program oubound training.

Program outbound training yang efektif membutuhkan lingkungan belajar yang mendukung dan terjamin keamanannya,lokai yang ideal harus menciptakan efek theurapetic seperti lokasi wisata alam seperti hutan yang bernuansa hijau dan berudara segar.meskipun hutan identik dengan keliaran kita bisa memilih lokasi yang memang sudah disiapkan secara bagus oleh provider outbound (sudah siap dengan alat pembelajaran).

  1. Memilih partner pembelajaran yang tepat.

Memilih provider outbound training yang tepat akan sangat menentukan keberhasilan pembelajaran yang anda inginkan.perusahaan training yang memang benar benar fokus dan memiliki lokasi sendiri memiliki kecenderungan untuk bisa memberikan program terbaik untuk kebutuhan training yang sesuai dengan keinginan atau ekspektasi  perusahaan.

  1. Memilih fasilitator outbound yang bagus

Fasilitator outbound adalah seseorang yang mampu menjalankan program dan sangat penting sekali seorang fasilitator outbound itu harus ahli dalam experiential learning program.

Fasilitator itu juga harus terlibat dan memahami objective learning atau goal yang diinginkan perusahaan tersebut,ajaklah perusahaan training yang anda tunjuk untuk berdiskusi secara aktif.

Rasio fasilitator dengan peserta pun juga menjadi bahan pertimbangan untuk keberhasilan program outbound training.untuk outbound rekreasional bisa 1 fasilitator untuk 40 peserta,untuk program edukasi tidak boleh lebih 20 peserta tiap satu fasilitator, dan program leadership 1 fasilitator untuk 10 peserta.

  1. Mempersiapkan peserta pelatihan

Kesuksesan dari program outbound training juga tergantung dari kesiapan peserta pelatihan,sangat disarankan sekali sebelum keberangkatan peserta diinformasikan kebutuhan pada saat di tempat pelatihan dan menyiapkan segala sesuatunya supaya nyaman pada saat pelatihan sehingga hasil pelatihan bisa jauh lebih maksimal. Meski dikemas dalam bentuk permainan yang menyenangkan, pelatihan ini membutuhkan keterlibatan peserta secara aktif tidak hanya secara fisik, namun juga pikiran dan emosional.

#Penting untuk dicatat

Outbound training membawa dampak yang luar biasa tapi bisa maksimal hasilnya jika setelah pelatihan tetap ada pendampingan seperti mentoring atau coaching,dan lebih baik lagi jika ada asessmen secara berkala untuk mempertahankan budaya yang diciptakan pada saat pelatihan.

 

Biaya untuk program pelatihan sangat tergantung pada kebutuhan , pastikan anda membuat program yang sesuai dan spesifik , kadang kala ada beberapa perusahaan  menghabiskan biaya yang begitu banyak untuk menyewa fasilitas,menyewa mc atau trainer outbound yang tidak sesuai dengan ekspektasi perusahaan.jadi betul betul pastikan apakah program rekreasional atau program outbound training yang anda butuhkan untuk perusahaan anda sehingga seimbang antara kebutuhan dan tujuan yang diinginkan.

 

Salam sukses !

 

 

Anggara jaya wardhana

Trainer kaliwatu group Indonesia

 

Kontak kami untuk kebutuhan program outbound anda

082301443033